Rumahnya,Bukan Gempanya!!so what..

Dari hasil penelitian dan survey gempa yang terjadi 30 September 2009 silam,ternyata gempa tidak melululantakan seluruh bangunan rumah warga atau perkantoran pemerintah.Kita lihat saja beberapa gedung pemerintah atau rumah yang masih berdiri tegak di kota padang atau di pariaman.Bangunan dengan pondasi berangka besi lebi memiliki kekuatan dalam guncangan September silam.Pada umumnya bangunan yang robo tidak memiliki pondasi bangunan berkerangka besi.Tercatat 161 ribu rumah mengalami rusak berat atau roboh,sedang dan ringan dan 26 gedung pemerintah roboh.Untuk itu sebagai tindak lanjut kita endaknya menerapkan konstruksi bangunan yang dapat mengurangi kerusakan akibat gempa berupa rumah tahan gempa. Berikut rancangan aman gempa :

  • Merancang Struktur Bangunan Aman

Perencanaan secara baik atas desain struktur rumah, gedung serta semua unsur penahan gempa sesuai dengan pedoman sehingga tepat guna dan mampu menahan goyangan/goncangan. Diperlukan perencanaan yang tepat demi membagi beban-beban tingkat akibat gempa kepada unsur-unsur penahan gempa dalam tingkat itu sebanding dengan kekakuan lateral masing-masing. Banyak penelitian telah dilakukan untuk menentukan jenis bangunan dan struktur yang mampu menahan gempa dan bagaimana insinyur dapat merancang bangunan gempa-aman dan struktur untuk masa depan.

  • Fleksibilitas

Salah satu ciri-ciri fisik yang paling penting dari bangunan gempa yang aman dan struktur adalah fleksibilitas. bangunan yang lebih pendek dan struktur membutuhkan jumlah yang lebih besar penguat untuk menahan kekuatan gempa bumi. Baik Konfigurasi secara mendatar (horizontal) maupun keatas (vertical) harus diletakkan sesimetris mungkin terhadap pusat massa dari bangunan tersebut untuk menghindari terjadinya pemusatan gaya gempa pada titik-titik tertentu pada struktur bangunan.

  • Bahan

bahan-bahan konstruksi yang digunakan pada bangunan dan struktur secara signifikan dapat membantu mengurangi jumlah kerusakan yang disebabkan gempa bumi.Kayu dan baja memiliki fleksibilitas yang lebih besar dari semen, beton pondasi tanpa perkuatan, atau batu.

  • Penguatan

Bangunan dan struktur dapat dibuat dengan tambahan ditempatkan secara strategis balok membantu bahwa transfer energi dari goyangan bangunan selama gempa ke dasar struktur dan bumi sekitarnya. Diperkuat balok dan bebat hernia juga dapat membantu mencegah warping dan keruntuhan bangunan dan struktur selama dan setelah gempa bumi.

  • Pondasi

Didesain khusus pondasi untuk bangunan dan struktur juga dapat membantu merusak batas pelat dasar dapat berlapis untuk memungkinkan gerakan meluncur saat gempa, memberikan dasar yang stabil untuk struktur seluruh gerakan.Tipe lain dari perubahan mendasar adalah penambahan bantal fleksibel dalam yayasan. Bantal ini fleksibel menyerap gerakan dan energi selama gempa bumi memungkinkan struktur untuk tetap utuh.

  • Jenis Tanah Bisa Mengurangi Kerusakan

Kelembutan tanah pada bangunan dan sekitarnya yang jumlah kelembabanya tinggi lebih rentan untuk menimbulkan jumlah kerusakan yang lebih besar dari kerusakan struktur saat terjadi gempa bumi. Hal ini disebabkan oleh sifat resonansi energi melewati tanah selama guncangan gempa. Memberikan istirahat yang solid tambahan dalam tanah di sekitar pondasi dan bangunan yang solid, seperti batuan dasar, sangat mengurangi kemungkinan jumlah besar kerusakan struktur dan bangunan.

  • Kegagalan Rencana

Beberapa struktur dan bangunan dirancang untuk gagal dengan cara tertentu pada saat terjadi gempa bumi. Kegagalan ini direncanakan memungkinkan untuk melindungi ruang interior di mana orang mungkin berada. Struktur ini juga dirancang untuk membatasi jumlah puing-puing dan reruntuhan yang disimpan di sekitar pondasi struktur untuk menjaga dari yang dapat merusak bangunan di dekatnya. Seiring kemajuan di bidang teknik struktural dibuat dan bahan konstruksi baru muncul, gempa-bangunan yang aman dan struktur akan segera menjadi kenyataan Selain itu untuk menghadapi tsunami perlu dilaksanakan latihan evakuasi tsunami terutama warga pesisir pantai seperti kota Padang dan Pariaman serta akses jalur evakuasi yang tepat dan tidak banyak terdapat persimpangan yang memperlambat evakuasi warga. Kedepannya sebagai antisipasi bencana hendaknya kita dapat menerapkan konstruksi yang dianjurkan pada keterangan di atas.Ini bukan langkah untuk melawan bencana,tetapi hanyalah tindakan mengindari korban yang lebi banyak lagi.Bagaimanapun semua yang terjadi di dunia ini adalah kehendak Allah SWT sang pencipta bumi dan langit beserta isinya.Siapkan diri dengan selalu berdoa memohon pada-Nya  semoga kita tetap diberi keselamatan dalam menjalani kehidupan ini dan tetap waspada untuk berusaha menyelamatkan diri sebisa mampu karena sesungguhnya Allah Maha mengetahui.

One comment on “Rumahnya,Bukan Gempanya!!so what..

  1. Ping-balik: POSTINGAN WAJIB « PADANG IS HOT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s